1. Menurut Anda bagaimana seharusnya pemerintah Indonesia bersikap mengenai klaim Nine Dash Line atau 9 Garis Putus Putus Tiongkok di wilayah perairan Natuna Indonesia jika dilihat dari perspektif Wawasan Nusantara? Jelaskan dan berikan rekomendasi Anda!
Salah satu yang harus pemerintah Indonesia
lakukan adalah dengan tidak pernah akan mengakui Nine-Dash Line, klaim sepihak
yang dilakukan oleh Tiongkok yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui oleh
hukum Internasional terutama UNCLOS 1982. Dengan begitu, perairan laut natuna
bisa diklaim oleh pemerintah terutama rakyat Indonesia untuk kebutuhan
sehari-hari
Dengan cara seperti itu kita bisa memperkuat
wilayah tersebut yang diakui oleh china terhadap laut natuna, dan tidak
menimbulkan konflik antara Indonesia dengan china. Jika konflik ini berulang
secara terus menerus akan terjadinya perang antara Indonesia dengan china,
pemerintah sendiri harus tegas menyakapi masalah ini dengan serius agar
rakyatnya sejahtera dan aman.
Referensi: https://news.detik.com/berita/d-4845324/4-poin-sikap-indonesia-soal-klaim-china-di-laut-natuna/1
2. Pancasila sebagai ideologi, selain menghadapi tantangan dari ideologi-ideologi besar dunia juga menghadapi tantangan dari sikap dan perilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma masyarakat umum. Jelaskan sikap dan perilaku menyimpang apa saja yang dapat dilihat fenomenanya dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini? Jelaskan dan berikan contohnya? Apakah masalah yang muncul bersumber dari perkembangan IPTEK, tuntutan dan kebutuhan masyarakat atau tantangan global? Kemukakan pendapat Anda dan bagaimana solusinya!
berkaitan pelanggaran
terhadap sila-sila Pancasila. Sila pertama “KeTuhanan yang Maha Esa“. Masih
adanya gerakan radikal kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama, perusakan
tempat ibadah dan fanatisme yang sifatnya anarkis. Sila kedua “Kemanusian yang
adil dan beradab”. Masih banyaknya kasus human trafficking, memperkerjakan anak
di bawah umur, dan keadilan dalam bidang ekonomi parsialitas dalam
marginalisasi status sosial ekonomi masyarakat. Sila ketiga
“PersatuanIndonesia”. Masih terlihat adanya penyimpangan sepert imenganggap
suku lain lebih baik dari suku lainnya, perang antarsuku dan adanya gerakan
organisasi sparatis. Sila keempat “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan
kebijaksanaan dalam permusyawatan”. Hal ini juga masih terlihat masih rendahnya
kedewasaan demokrasi, diantaranya adalah politik promodial, money politic, isu
putra daerah dan sebagainya. Sila kelima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia”. Masih terlihat nyata disparitas pendapatan sosial ekonomi
masyarakat bawah, masih rendahnya aksestabilitas permodalan, pengangguran dan
kemiskinan.
Pemerintah sendiri harus bisa menyikapi
masalah ini dengan serius karna masalah yang terjadi di Indonesia bertentangan
dengan sila-sila dan norma-norma yang ada dalam Pancasila, bisa dibilang
pemerintah sendiri gagal untuk menyatukan rakyat dengan ideologi Pancasila itu
sendiri. Yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan meng-edukasi masyarakat
dengan sila-sila yang ada dalam ideologi Pancasila melalui pendidikan salah
satunya, karna meng-edukasi masyarakat melalui pendidikan bisa membuat rakyat
nya tahu akan hal yang tidak boleh dilakukan dalam norma-norma Pancasila. Maka
dari itu pendidikan di Indonesia harus dikembangkan lagi agar masyarakat itu
bisa berfikir secara jernih tentang ideologi Pancasila itu sendiri.
Referensi: 1546-Article%20Text-5564-1-10-20190930.pdf
3. Berdasarkan pengertian ketahanan nasional, seluruh kehidupan nasional dirinci dengan sistematika Astagrata, Jelaskan aspek-aspek Ketahanan nasional tersebut dari segi positif dan negatifnya serta berikan analisa Anda sejauh mana ketahanan nasional Indonesia saat ini terutama dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah berjalan selama ini?
Aspek
Alamiah (tri-gatra) Aspek alamiah ketahanan nasional terdiri dari:
Letak geografis Negara.
Kekayaan alam.
Keadaan dan kemampuan penduduk.
Ø Letak Geografis Negara
Sebagai Negara Kepulauan dengan laut pedalaman
yang luas.
Secara Geografis berada pada posisi silang.
Berperan dalam persoalan global positif maupun negatif.
Topografi
Banyak pulau
Perbandingan luas
wilayah darat:laut = 2:3
Berbatasan dengan banyak
negara
Ø Gatra Kekayaan Alam
Menurut Jenisnya:
Hewani, Nabati, Mineral, Tanah, Udara, Potensi ruang angkasa,
Energi alami air dan lautan
Menurut Sifatnya:
Dapat diperbarui, tidak dapat diperbarui, dan
tetap
Ø Gatra Kependudukan
Komposisi penduduk
Jumlah penduduk
berubah-ubah dan terus bertambah
Susunan penduduk,
pendekatan umur, kelamin, agama, suku, tingkat pendidikan yang berbeda-beda dan
diperlukan untuk memperkuat kondisi ketahanan nasional
Persebaran
· Persebaran tidak merata,
banyak di Pulau Jawa, Sumatera, dan Bali.
Kualitas
· Faktor fisik: kesehatan,
gizi, dan kebugaran
· Faktor nonfisik:
mentalitas dan intelektualitas
Aspek sosial (panca-gatra) Aspek
sosial ketahanan nasional terdiri dari:
- Ideologi.
- Politik.
- Ekonomi.
- Sosial budaya.
- Pertahanan dan keamanan.
Sejauh ini ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi
MEA(Masyarkat Ekonomi ASIAN) adalah:
1. Penguatan Daya Saing
Ekonomi
Pada
27 Mei 2011, Pemerintah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). MP3EI merupakan perwujudan transformasi
ekonomi nasional dengan orientasi yang berbasis pada pertumbuhan ekonomi yang
kuat, inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.
2. Program
ACI (Aku Cinta Indonesia)
ACI
(Aku Cinta Indonesia) merupakan salah satu gerakan ‘Nation Branding’ bagian dari pengembangan
ekonomi kreatif yang termasuk dalam Inpres No.6 Tahun 2009 yang berisikan
Program Ekonomi Kreatif bagi 27 Kementrian Negara dan Pemda. Gerakan ini
sendiri masih berjalan sampai sekarang dalam bentuk kampanye nasional.
3. Penguatan
Sektor UMKM
Dalam
rangka meningkatkan pertumbuhan UMKM di Indonesia, pihak Kadin mengadakan
beberapa program, antara lainnya adalah ‘Pameran Koperasi dan UKM Festival’
pada 5 Juni 2013 lalu yang diikuti oleh 463 KUKM. Acara ini bertujuan untuk
memperkenalkan produk-produk UKM yang ada di Indonesia dan juga sebagai stimulan
bagi masyarakat untuk lebih kreatif lagi dalam mengembangkan usaha kecil serta
menengah.
4. Perbaikan
Infrastruktur
Dalam rangka mendukung peningkatan daya saing sektor riil, selama
tahun 2010 telah berhasil dicapai peningkatan kapasitas dan kualitas
infrastruktur seperti prasarana jalan, perkeretaapian, transportasi darat,
transportasi laut, transportasi udara, komunikasi dan informatika, serta
ketenagalistrikan :
1.
Perbaikan Akses Jalan dan Transportasi
2.
Perbaikan dan Pengembangan Jalur TIK
3.
Perbaikan dan Pengembangan Bidang Energi Listrik.
5. Peningkatan Kualitas
Sumber Daya Manusia (SDM)
Salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui
jalur pendidikan. Selain itu, dalam rangka memberikan layanan pendidikan yang
bermutu, pemerintah telah membangun sarana dan prasarana pendidikan secara
memadai, termasuk rehabilitasi ruang kelas rusak berat. Data Kemdikbud tahun
2011 menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 173.344 ruang kelas jenjang SD
dan SMP dalam kondisi rusak berat. (dalam Bappenas RI Buku I, 2011:36).
6. Reformasi Kelembagaan
dan Pemerintahan
Dalam rangka mendorong Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan
Korupsi, telah ditetapkan strategi nasional pencegahan dan pemberantasan
korupsi jangka panjang 2012-2025 dan menengah 2012-2014 sebagai acuan bagi
seluruh pemangku kepentingan untuk pelaksanaan aksi setiap tahunnya. Upaya
penindakan terhadap Tindak Pidana Korupsi (TPK) ditingkatkan melalui koordinasi
dan supervisi yang dilakukan oleh KPK kepada Kejaksaan dan Kepolisian.
Indonesia sangat membutuhkan revolusi
mental karna revolusi itu sendiri yang bisa mengubah indonesia menjadi lebih
baik. Contoh nya adalah ketika mahasiswa dan masyarakat melakukan aksi demo
saat masyarakat indonesia di rugikan oleh RUU KUHP, Masyarakat melakukan aksi
demo pada hari selasa, 24 september 2019 yang bertepatan di gedung DPR Bandung.
Solusi yang harus dilakukan oleh pemerintah
adalah presiden itu sendiri harus tegas dan bersikap adil terhadap masyarakat,
jangan menganggap remeh soal RUU KUHP karna jika pemerintah itu sendiri
menganggap masalah ini tidak serius maka banyak rakyat jelata yang terpojokan
oleh sikap pemerintah yang tidak disukai oleh masyarakat Indonesia. Semoga
negara ini dilindungi oleh tuhan yang maha esa. Amin


